Asosiy kontentga oʻtish
AkademIndex

Mahsulotlar

Ishlab chiquvchilar uchun

AkademBaseEkotizim uchun ochiq API
Maqola

PENGARUH PENGGUNAAN WHEY DAN FESES SAPI MADURA SEBAGAI SUBSTRAT BIOGAS TERHADAP PRODUKSI METAN, KECERNAAN BAHAN ORGANIK DAN pH SLURRY

N Krisdiyanty. Ulangan yang dilakukanA. PurnomoadiFakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, SemarangSutaryo Sutaryo. Ulangan yang dilakukan
ABI

Annotatsiya

<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan whey dalam substrat biogas terhadap rata-rata produksi metan, kecernaan bahan organik (KcBO) dan pH slurry. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan yaitu Tdengan bahan isian feses sapi Madura dicairkan dengan air (FA) dan T2 1dengan bahan isian feses sapi Madura dicairkan dengan whey (FW) dengan perbandingan 1:1. Ulangan yang dilakukan berupa pengambilan data selama 2 kali hydraulic retention time. Analisis data menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata (P<0,05) dari perlakuan<br />penggunaan whey terhadap produksi metan. FW menunjukkan produksi metan yang lebih besar dibandingkan dengan FA (1465 vs 613 ml/l volume digester aktif), untuk KcBO antara FA dan FW (31,53% vs 37,45%) dan pH slurry antara FA dan FW (6,86 vs 6,88) menunjukan hasil tidak berbeda nyata (P>0,05). Whey berpotensi untuk digunakan sebagai bahan pencair feses sapi Madura pada pembuatan biogas untuk mengoptimalkan produksi metan. <br />Kata kunci : feses, KcBO, metan, pH, whey</p><p> </p>

Hali tarjima qilinmagan

Mavzular

Identifikatorlar

Iqtiboslar va manbalar

Koʻrsatkichlar — AkademScholar · Tez orada